Thursday, November 28, 2013

Cara Melindungi Anak dari Konten Negatif Internet

Sejak diluncurkannya layanan untuk melakukan filter (penyaringan) konten website negatif pada tahun 2009 oleh Nawala Nusantara Project (www.nawala.org), saat ini kita sebagai orang tua dapat sedikit merasa tenang terhadap kekhawatiran pada anak-anak kita dalam kegiatan berinternet mereka.

Nawala Nusantara adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif.  Nawala secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala  juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya. (dikutip dari www.nawala.org).


Dengan melakukan DNS Filtering (Domain Name Services Filtering), artinya apabila kita melakukan akses terhadap suatu URL sebut saja “website”, website yang kita akses akan diteruskan kepada server DNS Nawala untuk selanjutnya dicek apakah website tersebut termasuk kategori website yang diblokir atau tidak, apabila masuk kedalam list website yang diblokir maka browser (IE, Mozilla, dll) tidak akan menampilkan website tersebut dan menampilkan pesan :

Bermanfaat bukan ?
 
Baiklah sekarang saya akan menginformasikan Bagaimana cara melakukannya?
sebetulnya cukup mudah bagi yang terbiasa melakukan pengaturan alamat IP komputer, tetapi akan menjadi rumit bagi yang belum/tidak pernah melakukan ini, baiklah ini langkahnya :
  1. Pastikan anda telah memiliki koneksi Internet di Rumah (bisa pake ADSL (mis: Speedy), Cable Modem (mis: FastNet) atau Modem GSM/CDMA).
  2. Gantilah DNS IP Komputer anda dengan 180.131.144.144 (primary) dan 180.131.145.145 (secondary).
  3. Bagi yang menggunakan koneksi Cable Modem dan Modem GSM/CDMA bisa langsung masuk ke Network Connections (myNetwork Places), pada koneksi yang aktif, klik kanan pilih Properties, pada TAB Networking, Klik Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties, pada bagian IP Address biarkan tetap automatically, nah yang kita ganti adalah bagian DNS nya, pilih “Use the following DNS Server addresses” dengan IP diatas (poin 2), selanjutnya OK dan keluar. (jika perlu lakukan koneksi ulang). 



  4. Khusus untuk pengguna ADSL, perubahan IP DNS harus dilakukan pada Modemnya dan tampilan serta cara settingnya bisa berbeda antara satu produsen Modem ADSL dengan lainya, tetapi secara umum sebagai berikut :
  5. Akses modem ADSL dengan cara, buka browser (IE/Mozilla) kemudian pada URL Address tulis dengan alamat http://192.168.1.1 (secara default/aslinya alamat IP modem ADSL seperti ini), Login dengan memasukan username dan passwordnya, defaultnya username:admin; password:admin, Setelah masuk kedalam control panel Modem, carilah menu yang berhubungan dengan setup Network/Interface, lakukan perubahan seperti pada poin 2.
  6. Setelah langkah-langkah dilakukan, dengan catatan koneksi internet tidak bermasalah setelah dilakukan setting diatas. (jika bermasalah, berarti ada setting yg keliru/salah) silahkan untuk cek lagi. barulah sekarang saatnya melakukan test. buka browser (IE/Mozilla/dll) masuk ke www.google.com, kemudian masukkan kata kunci pencarian mis: “porn”, setelah google menampilkan list dari kata kunci dimaksud klik lah salah satunya, jika setting DNS sudah benar browser akan menampilkan pesan seperti gambar diatas.

Yup, sampai disini kita sudah berhasil melakukan filter konten web terhadap konten yang negatif seperti yang diharapkan. Kita perlu berbangga hati terhadap project yang dilakukan oleh Nawala Nusantara untuk melakukan filtering ini, dan untuk kepentingan bersama marilah kita turut serta menginformasikan konten-konten lainnya yang belum/tidak terblokir dengan cara memberikan info ke alamat email info[at]nawala.org (tanda [at] diganti @) agar semakin banyak website dengan konten negatif yang terblokir, walaupun kita tahu dalam urusan konten negatif ini ada istilah “mati satu tumbuh seribu” khususnya website pornografi.

Demikianlah sedikit tulisan dari saya, mudah-mudahan dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua, Amien.
salam,
ARM

0 comments:

Post a Comment